TB Tulang dan Gelaja Penyebabnya

tulang belakang
24Sep, 2018

TB Tulang dan Gejalanya

Setelah sebelumnya kami telah membahas mengenai apa itu TB Tulang, kini kami akan membahas mengenai penyebab terjadinya TB Tulang. Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri yang bernama mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyebar melalui percikan air liur penderita tuberkulosis yang bersin atau batuk. Makin lama atau makin sering seseorang berinteraksi dengan penderita TBC, maka makin besar pula risiko tertular penyakit ini.

TBC tulang belakang terjadi akibat menyebarnya bakteri tuberkulosis dari paru-paru ke tulang belakang hingga ke keping/sendi yang ada di antara tulang belakang. Kondisi ini menyebabkan matinya jaringan sendi dan memicu kerusakan pada tulang belakang.  Beberapa faktor risiko lain yang menyebabkan seseorang terinfeksi TBC tulang belakang, antara lain:

  • Faktor sosial ekonomi yang rendah atau buruk, turut memengaruhi standar kualitas hidup, misalnya orang-orang yang tinggal di area yang kumuh dan padat.
  • Tinggal di area yang memiliki tingkat kasus tuberkulosis tinggi atau endemik.
    Kekurangan nutrisi.
  • Orang-orang kelompok lanjut usia.
  • Terinfeksi HIV yang mengakibatkan rendahnya sistem kekebalan tubuh.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh menurun lainnya, misalnya pengidap kanker, penyakit ginjal stadium lanjut, dan diabetes.
  • Pecandu minuman keras atau pengguna obat-obatan terlarang dan beberapa penyebab lainnya

Faktor yang berpengaruh untuk TB Tulang

Orang-orang yang berisiko terkena penyakit tuberkulosis maupun TBC tulang belakang harus mengenali gejala-gejala dengan baik demi membantu memudahkan penentuan diagnosis setelah menjalani tes.

Seperti halnya tuberkulosis, keberadaan TBC tulang belakang sulit dideteksi. Pada umumnya, pasien mengalami nyeri punggung kronis yang tidak diketahui penyebabnya. Maka dari itu, dokter mengalami kesulitan untuk mendiagnosis. Kondisi semacam ini bisa berlangsung sekitar empat bulan. Selain gejala umum tuberkulosis, TBC tulang belakang juga memiliki gejala-gejala tambahan yang mungkin dirasakan oleh sebagian penderita, antara lain:

  • Serangan atau gejala yang muncul sifatnya bertahap.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Kehilangan berat badan.
  • Anoreksia (gangguan makan) yang memicu penurunan berat badan.
  • Sakit punggung yang terlokalisir.
  • Memiliki posisi tubuh yang tegak dan kaku.
  • Tulang belakang yang melengkung keluar menyebabkan punggung menjadi bungkuk (kifosis).
  • Pembengkakan pada tulang punggung
  • Muncul benjolan pada pangkal paha yang menyerupai hernia.
    Jika mengenai sistem saraf, kemungkinan akan ada gangguan saraf yang memengaruhi organ-organ tubuh.

Jika Anda merasakan ada keluhan terhadap tulang belakang Anda seperti ganguan makan, pembengkakan atau muncul tonjolan pada tulang punggung, segera konsultasikan dengan Tim Dokter terbaik kami di Bunda Brain and Spine Center.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.