Nyeri Tulang Belakang? Jangan Abaikan Begitu Saja

nyeri tulang belakang
12Des, 2018

Apakah anda sering mengalami nyeri tulang belakang? Jika iya, jangan abaikan begitu saja. Hal ini bisa saja dikarenkan anda mengalami gejala awal stenosis spinal atau penyempitan tulang belakang. Nyeri dapat menjadi tanda anda terlalu lama duduk atau posisi duduk yang kurang tepat. Sebaiknya, anda segera mencari tahu penyebab dari rasa sakit yang anda alami.

Pengertian Nyeri Tulang Belakang

Nyeri tulang belakang bisa disebabkan karena stenosis spinal. Stenosis spinal yaitu kondisi penyempitan pada tulang belakang yang mengakibatkan saraf tulang belakang dan saraf lainnya mendapatkan tekanan yang berlebihan. Nyeri ini dimulai dengan munculnya rasa sakit yang mengganggu pada tulang belakang dan leher.

Nyeri ini juga mengalami tingkat keparahan tergantung pada seberapa cepat kerusakan tulang yang terjadi dan seburuk penekanan yang terjadi pada saraf akibat dari penyempitan tersebut. Penyempitan tulang belakang lebih sering terjadi pada orang dewasa di atas 50 tahun. Namun, apabila seseorang mengalami kondisi penyempitan tulang sejak lahir atau mengalami cedera pada bagian tersebut, maka ia juga rentan mengalaminya.

Penyebab Nyeri Tulang Belakang

Beberapa penyebab sakit tulang belakang di antaranya sebagai berikut:

  1. Usia

Semakin tua usia, maka akan terjadi penebalan jaringan yang menyambung pada tulang belakang. Hal ini mengakibatkan, tulang akan mudah membesar dan permukaannya menonjol dan terjadi penyempitan ruang di tulang belakang.

  1. Kerusakan pada Tulang Belakang

Penyempitan tulang belakang juga dapat terjadi karena kerusakan pada tulang belakang, sebagai contoh karena benturan keras, adanya cedera, mengalami kecelakaan atau hal lain yang menimbulkan terjadinya dislokasi pada tulang atau membuat patahan tulang masuk dalam rongga belakang.

  1. Tumor pada Tulang Belakang

Penyebab lainnya yaitu adanya tumor pada tulang belakang. Pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada tulang belakang akan menyebabkan kerusakan dan penyempitan pada ruang tulang belakang, sehingga akan menimbulkan rasa sakit.

Gejala Nyeri tulang belakang

Gejala utama yang bisa dikenali ketika seseorang mengalami stenosis spinal atau penyempitan tulang belakang adalah sakit pada bagian tulang belakang. Biasanya gejala tersebut, akan muncul secara bertahap. Semakin saraf tertekan, maka semakin membuat kondisi meenjadi parah. Gejala-gejala sakit tulang belakang yang lainnya, yaitu:

  • Muncul rasa sakit dan kramsecara berkelanjutan pada punggung bagian bawah dan kaki, terlebih apabila sedang berjalan, berdiri, terlebih Namun, rasa sakit tersebut akan berkurang apabila duduk atau membungkukkan badan.
  • Muncul kesemutan pada telapak kaki, kaki, telapak tangan, tangan, hingga lengan tangan. Semakin parah gejalanya, maka seseorang dapat mengalami mati rasa total.
  • Tubuh mudah jatuh karena tidak ada keseimbangan.
  • Kaki menjadi lebih lemah dan memberikan pengaruh buruk apabila tubuh bergerak.

Cara mencegah Nyeri tulang belakang

Ada beberapa cara untuk mencegah nyeri tulang belakang, secara aktivitas adalah sebagai berikut:

  1. Olahraga

Salah satu hal terpenting yang bisa Anda lakukan dalam mencegah nyeri tulang belakang adalah aktif bergerak dengan berolahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu dalam meningkatkan kekuatan, daya tahan tubuh anda, serta mendukung otot-otot Anda untuk bekerja lebih efektif. Tubuh yang kuat dan lentur dapat membantu Anda dalam meraih tingkat kebugaran tubuh yang optimal, mencegah terjadinya cedera, bahkan melindungi Anda dari berbagai kondisi yang menyulitkan, misalnya arthritis, sakit tulang belakang, dan berbagai penyakit serius lainnya.

  1. Menjaga pola makan sehat

Asupan nutrisi dan pola makan yang Anda lakukan sehari-hari akan memengaruhi kekuatan tulang punggung dan sekitar tulang belakang. Pola makan yang sehat juga dapat mejaga berat badan dan memenuhi nutrisi untuk mencegah terjadinya kerusakan pada tulang belakang

nyeri tulang belakang

Cara Lain Mencegah Agar terhindar dari nyeri tulang belakang

  1. Perbaiki posisi tubuh

Hal paling sederhana dalam memperbaiki posisi tubuh yaitu dengan memastikan posisi tidur dengan alas tidur yang cukup tebal untuk menjaga tulang belakang tetap lurus. Selain posisi tidur tersebut, Anda juga perlu memperhatikan posisi berdiri. Usahakan Anda dapat menyeimbangkan berat beban tubuh yang bertumpu pada kedua kaki Anda yaitu dengan punggung dan kepala tegak serta kaki yang lurus.

Sedangkan pada posisi duduk, terlebih bagi Anda yang menghabiskan waktu bekerja di depan komputer, maka pastikan jika posisi siku Anda membentuk sudut 90 derajat dengan posisi keyboard sejajar dengan pusar. Ubahlah posisi duduk Anda secara teratur, Anda dapat mengubah posisi duduk setiap setengah jam sekali.

  1. Jangan sembarangan mengangkat barang

Apabila Anda ingin mengangkat barang, mulailah dengan posisi yang pas. Jika memungkinkan, Anda lebih baik mendorong benda yang berat dibanding dengan menarik benda tersebut. Selain itu, bagilah beban berat benda yang Anda bawa secara merata pada dua tangan atau sisi tubuh, apalagi jika Anda sedang membawa belanjaan.

  1. Berhenti merokok

Mulailah berhenti merokok. Hal ini dikarenakan merkok dapat mempersempit pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah tersebut dapat mengakibatkan asupan oksigen dan nutrisi yang sampai ke tulang belakang berkurang, sehingga para perokok akan mudah mengalami nyeri punggung.

Pengobatan Nyeri tulang belakang

Pengobatan pertama untuk kebanyakan orang dengan nyeri tulang belakang yaitu melalui penggunaan obat. Anda dapat mendapatkan obat yang beredar di pasaran, akan tetapi seiring sakit yang semakin parah, Anda perlu untuk memeriksakan dan mendapatkan obat dari dokter. Beberapa obat untuk sakit tulang belakang adalah:

  • Obat pereda rasa sakit, misalnya parasetamol atau non-steroid anti-inflammatory (NSAID) dapat Anda gunakan untuk meredakan sakit punggung akut.
  • Relaksan otot juga dapat meringankan sakit tulang belakang ringan sampai sedang, tetapi obat ini dapat membuat Anda pusing dan mengantuk.
  • Penghilang rasa sakit topikal, yaitu berupa krim atau salep yang dapat Anda gosokkan ke kulit pada daerah yang terasa nyeri.
  • Suntikan atau Injeksi kortison dapat membantu penurunan peradangan  pada sekitar akar saraf, akan tetapi nyeri biasanya berlangsung kurang dari beberapa bulan.

Berbagai Jenis Terapi Nyeri Tulang Belakang

Pada nyeri tulang belakang, selain obat-obatan, dokter, anda juga dapat melakukan terapi untuk mengontrol rasa sakit yang lebih efektif dan alami:

  • Anda dapat melakukan terapi fisik yaitu untuk memperkuat otot-otot Anda dan memperbaiki postur tubuh Anda.
  • Anda dapat melakukan terapi manual. Terapi ini biasanya dilakukan oleh ahli tulang, ahli osteopati atau fisioterapi.
  • Modifikasi perilaku. Terapi kognitif ini dilakukan dengan mengajari pasien untuk meringankan rasa dari sakit tulang belakang dengan menggunakan teknik relaksasi, teknik mengatasi sakit dan metode lainnya.
  • Latihan yang Anda lakukan yaitu untuk meregangkan dan memperkuat otot dan memperbaiki postur tubuh seperti yoga dan peregangan.

Pembedahan untuk Sakit Punggung

Apabila semua pengobatan lain gagal atau jika nyeri tulang belakang semakin parah, prosedur pembedahan dapat Anda lakukan untuk membantu mengurangi rasa nyeri dengan bekerja pada saraf yang tertekan dalam tulang belakang Anda yang menyebabkan rasa sakit. Pembedahan ini kemungkinan memiliki efek samping. Jadi, sebelum Anda setuju untuk menjalani pembedahan, Anda perlu sepenuhnya mendiskusikan risiko dan manfaat dengan dokter bedah Anda.

Untuk konsultasi terkait nyeri tulang belakang bisa melalui whatsapp bersama dokter ahli kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.